Beli Sekarang! WhatsApp Icon

5 Tips Menghindari Jalan Rusak Saat Touring Terbaru

Bagaimana Tips Menghindari Jalan Rusak? Touring itu seru. Jalan jauh naik motor sambil lihat pemandangan, mampir ke tempat-tempat keren, dan ngopi di pinggir jalan bareng teman-teman.

Tapi satu hal yang bisa bikin touring jadi horor adalah jalan rusak. Saya pernah ngalamin, udah niat touring santai, eh malah masuk ke jalan rusak yang bikin shockbreaker nangis.

Nah, karena saya udah cukup kenyang pengalaman, kali ini saya mau share 5 tips terbaru buat menghindari jalan rusak saat touring. Siapa tahu bisa bantu kamu biar touringnya lancar jaya dan nggak berubah jadi ajang uji nyali.


jalan rusak

1. Gunakan Aplikasi Navigasi yang Up-to-date

Pilih Aplikasi yang Rajin Di-update

Waktu touring ke daerah pegunungan, saya sempet ngikutin rute dari aplikasi yang ternyata datanya udah jadul. Hasilnya? Masuk ke jalan rusak yang sempit, licin, dan bikin stress.

Sekarang, saya pakai Google Maps dan Waze, karena dua-duanya punya update dari pengguna. Waze, misalnya, punya fitur laporan kondisi jalan termasuk laporan jalan rusak yang cukup akurat.

Cek Rute dan Jalur Alternatif

Sebelum berangkat, atur rute dan cek jalur alternatif. Kadang, rute tercepat justru lebih berisiko karena ngelewatin jalan rusak yang jarang dilewati kendaraan lain.


2. Cek Rekomendasi dari Komunitas Touring Lokal

Manfaatkan Grup Touring Online

Gabung ke grup komunitas touring lokal bisa jadi penyelamat. Mereka punya info real time soal kondisi jalan, termasuk mana yang jalan rusak, mana yang lagi diperbaiki, dan mana yang enak buat dilewatin.

Kalau kamu lagi cari referensi tempat servis atau dealer motor di Bali, mampir juga ke:

Lokasinya strategis dan cocok buat pengecekan motor sebelum berangkat touring.


3. Manfaatkan Fitur Street View dan Gambar Satelit

Cek Kondisi Jalan dari Foto

Fitur Street View dan satelit di Google Maps sangat membantu. Kita bisa lihat apakah jalannya sempit, beraspal, berbatu, atau malah termasuk kategori jalan rusak yang harus dihindari.

Warna Jalan Bisa Jadi Petunjuk

Kalau warna jalan di peta terlihat coklat atau penuh bercak, bisa jadi itu jalan rusak atau bahkan jalan tanah yang belum diaspal. Jangan sampai touring kamu berubah jadi trail dadakan.


4. Tanyakan ke Warga Sekitar

Jangan Ragu untuk Turun dan Tanya

Kalau sinyal mulai hilang dan aplikasi nggak bisa update, tanya langsung ke orang lokal. Saya pernah diselamatkan tukang tambal ban yang ngasih info soal jalan rusak parah yang baru aja terjadi karena longsor.

Warga Tahu Kondisi Terkini

Orang lokal biasanya tahu mana jalan rusak, mana yang mulus. Bertanya lebih aman daripada nekat. Kalau kamu lewat daerah Tabanan, bisa juga mampir ke OFERO BALI TABANAN buat istirahat sejenak sambil cek motor.


5. Hindari Touring Saat Cuaca Buruk

Musim Hujan Bikin Jalan Tambah Rusak

Lumpur, genangan air, dan jalan rusak yang tertutup air bisa jadi bahaya tersembunyi saat touring. Saya selalu cek prakiraan cuaca lewat BMKG atau AccuWeather sebelum berangkat.

Mulai Touring dari Lokasi Strategis

Kalau kamu start dari arah Mengwi atau Denpasar Selatan, kamu bisa mampir dulu ke:

tempat beli motor listrik di bali OFERO BALI MENGWI

Cek motor, isi bensin, dan persiapkan semua kebutuhan sebelum gas.


Bonus: Barang Wajib Bawa Kalau Terpaksa Lewat Jalan Jelek

Persiapan Tambahan

Kadang kita tetap harus lewat jalan rusak, walau sudah berusaha menghindar. Jadi, selalu siapkan:

  • Toolkit dasar
  • Ban dalam cadangan atau alat tambal ban tubeless
  • Power bank dan senter
  • Jas hujan dan air minum

Kalau kamu suka bikin konten, action cam juga bisa merekam momen seru (dan dramatis) saat melewati jalan rusak ekstrem.


FAQ: Pertanyaan yang Sering Ditanyain

Apa yang harus saya lakukan kalau Google Maps ngarahin ke jalan rusak?

Jangan langsung percaya Maps. Cek dulu via Street View atau tanya warga sekitar. Kalau ragu, pilih jalur yang lebih umum dilewati.

Jalan provinsi lebih aman daripada jalan desa?

Secara umum iya. Jalan provinsi biasanya lebih terawat. Tapi jalan desa pun banyak yang bagus, tergantung daerahnya. Riset dulu sebelum berangkat.

Touring sendirian atau bareng rombongan, mana yang lebih aman?

Kalau tujuannya ke tempat terpencil, mending bareng rombongan. Kalau solo touring, pastikan motor siap dan kamu tahu rute cadangan.


Penutup

Touring itu bukan soal cepat sampai, tapi soal menikmati setiap perjalanan. Jalan rusak bisa dihindari kalau kita tahu caranya dan mau usaha sedikit lebih untuk riset.

Kalau kamu juga suka live streaming selama touring, jangan lupa buat top up diamond bigo instant biar tetap eksis dan interaktif di mana pun kamu berada.

Selamat touring dan semoga perjalanan kamu selalu mulus tanpa drama!

Author: Ofero Bali

Halo! Saya adalah Admin Toko Sepeda Listrik Ofero, siap membantu Anda menemukan sepeda listrik terbaik untuk kebutuhan di Bali. Saya bertanggung jawab mengelola pesanan, menjawab pertanyaan, dan memberikan informasi lengkap mengenai produk Ofero. Dengan komitmen pada pelayanan yang cepat dan ramah, saya memastikan setiap pengalaman berbelanja Anda berjalan lancar dan menyenangkan. Jika membutuhkan bantuan atau informasi lebih lanjut, jangan ragu untuk menghubungi saya. Selamat berbelanja di Ofero!